Anda dapat menganggap platform IoT sebagai seperangkat alat yang memungkinkan berbagai perangkat berkomunikasi yang praktis. Dengan adanya IoT, maka semua kebutuhan dan pekerjaan anda tentunya akan lebih mudah. Sebelum kita lanjut membahas tentang IoT, kami sarankan anda untuk menyewa layanan internet rural jika anda berada di kawasan terpencil www.mangoesky.com/home.

Platform adalah kumpulan hub (juga disebut perangkat gateway), ditambah protokol komunikasi yang digunakan oleh platform (seperti Wi-Fi, ZigBee, atau Z-Wave), ditambah perangkat lunak yang mendasari yang memproses dan mentransmisikan data jaringan. Ini juga termasuk aplikasi yang menghadap pengguna yang memungkinkan manusia untuk berinteraksi dengan perangkat di platform.

Misalnya, SmartThings memiliki Hub sebagai perangkat gateway. Ini juga mendukung perangkat apa pun yang dapat “berbicara” Wi-Fi, ZigBee, dan Z-Wave. Perangkat ini berkomunikasi melalui Hub (Sensor gerak mendeteksi gerakan, memberi tahu Hub, yang menyalakan bola lampu yang terhubung). Pengguna akhir juga dapat berinteraksi melalui aplikasi SmartThings (Mematikan lampu tertentu). Seluruh ekosistem ini adalah platform SmartThings IoT.

Berapa Banyak Perangkat yang Terhubung ke Internet of Things?

Menurut Statista, ada sekitar 23 miliar perangkat IoT yang terhubung pada tahun 2018. Jumlah itu diperkirakan akan tumbuh secara eksponensial, menjadi 31 miliar perangkat IoT yang terhubung pada tahun 2020 hingga 75 miliar perangkat IoT yang terhubung pada tahun 2025.

Manfaat Internet of Things

Internet of Things dapat melakukan banyak hal yang tidak dapat dilakukan manusia. Ini mengarah pada efisiensi, kenyamanan, dan dalam beberapa kasus, bahkan keamanan yang lebih besar.

Perangkat memproses data lebih cepat dari yang kita lakukan.

Selalu ada kelambatan yang berarti dalam interaksi antar manusia. Ketika Anda mengirim email, siapa yang tahu berapa lama sampai penerima membacanya, memprosesnya, lalu menulis balasan? Mesin dapat menganalisis, menafsirkan, dan membalas data lebih cepat dari yang kita bisa.

Perangkat lebih baik dalam mengelola data.

Perangkat dirancang untuk mendedikasikan semua sumber dayanya untuk serangkaian tugas tertentu, sedangkan manusia adalah multitasker. Di mana manusia biasanya akan mudah lupa, tidak seperti perangkat.

Kami dapat mengotomatisasi hampir semua hal.

Bayangkan jika pembuat kopi Anda mulai membuat kopi sendiri begitu jam alarm Anda berbunyi. Atau jika alat penyiram rumput Anda mati ketika sensor cuaca mendeteksi hujan. Atau Anda menerima peringatan SMS otomatis ketika anggota keluarga memiliki masalah medis.